Arena Sahabat

Situs persahabatan remaja sharing artikel kamus gaul kalimat bijak kata mutiara persahabatan, kumpulan inspirasi motivasi

Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Anak | Makalah Pendidikan

Latar Belakang makalah Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Anak pada mata kuliah perkembangan peserta didik. Individu manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna bila dibanding dengan makhluk-makhluk lainnya. Meskipun pada saat kelahirannya anak manusia tampak seperti kurang berdaya bila dibanding dengan anak hewan, misalnya, ia sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar. Dengan berbagai potensi yang dimilikinya, anak manusia bisa berkembang dan mengalami banyak perubahan dalam kehidupannya baik secara fisik maupun psikis.

Selama terjadinya proses perkembangan tersebut, berperan atau berpengaruh berbagai faktor. Fakrot-faktor yang mempengaruhi perkembangan itu ada tiga yakni Hereditas, lingkungan dan Kematangan.

PEMBAHASAN Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Anak

Berkenaan dengan upaya pendidikan, unsur biologis dan perseptual merupakan salah satu faktor perkembangan anak yang cukup esensial untuk diperhatikan. Alasan ini bukan semata-mata karena pertumbuhan biologis (hereditas), lingkungan dan kematangan merupakan proses perkembangan individu yang paling tampak, karena faktor-faktor ini sangat terkait erat dengan perkembangan aspek perilaku dan segi-segi mental lainnya.

2.1 Hereditas
Setiap spesies, termasuk manusia, memiliki suatu mekanisme tertentu untuk mewariskan karakteristik-karateristik bawaan dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Mekanisme tersebut dapat dipahami melalui prinsip-prinsip pewarisankebudayaan.

Kehidupan individu (manusia) tumbuh dari sel reproduksi yang disebut dengan gametes el reproduksi yang berasal dari orang tua. Sel reproduksi dari pihak ayah disebut sperma dan dari pihak ibu dikenal sebagai sel telur. Sperma dan sel telur inilah yang membuat informasi genetika sebagaimana terkandung dalam struktur-struktur molekuler yang disebut dengan gen.

Gen adalah unit-unit informasi keturunan atau bawaan yang bertindak sebagai ”blueprint” bagi sel untuk mereproduksi diri dan untuk menghasilkan protein yang mempertahankan kehidupan. Gen-gen ini membentuk kromosom. Setiap sperma atau sel telur manusia terdiri dari 23 kromosom.

Secara fisik, gen adalah bagian-bagian pendek dari DNA-DNA merupakan suatu molekul yang kompleks yang memuat informasi genetik. Dalam perkembangan individu, DNA memberikan kontribusi dengan dua cara. Pertama, DNA memuat kode informasi genetika yang dibutuhkan organisme disaat berkembang. Kedua, DNA dapat memberikan informasi ini melalui kemampuannya untuk membelah diri dan memproduksi. Pada saat sekarang para ahli psikologi anak berpendapat bahwa hereditas lebih banyak mempengaruhi sifat-sifat manusia, diantaranya sebagai berikut :
  1. Jenis kelamin, Pada umur tertentu pria dan wanita sangat berbeda dalam ukuran besar, kecepatan tumbuh, proporsi jasmani dan lain-lainnya sehingga memerlukan ukuran-ukuran normal tersendiri. Wanita menjadi dewasa lebih dini, yaitu mulai adolesensi pada umur 10 tahun, pria mulai pada umur 12 tahun.
  2. Ras atau bangsa. Oleh beberapa ahli antropologi disebutkan bahwa ras kuning mempunyai tendensi lebih pendek dibandingkan dengan ras kulit putih. Perbedaan antar bangsa tampak juga bila kita bandingkan orang Skandinavia yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang Italia.
  3. Keluarga. Tidak jarang dijumpai dalam suatu keluarga terdapat anggota keluarga yang pendek dan anggota keluarga lainnya yang tinggi.
  4. Umur. Kecepatan tumbuh yang paling besar ditemukan pada masa fetus, masa bayi dan masa adolesensi.

2.2 Lingkungan
Pertumbuhan dan perkembangan manusia sejak lahir berlangsung dalam lingkungan sosial yang meliputi semua manusia yang berada dalam lingkungan hidup itu. Interaksi antara individu dengan lingkungan sosial itulah yang memungkinkannya untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangan sehingga akan dapat mencapai keterampilan-keterampilan tertentu yang dituntut sesuai dengan tingkat perkembangannya. Disinilah peran lingkungan nampak, sehingga diharapkan lingkungan dapat memberikan stimulasi-stimulasi bagi berlangsungnya perkembangan secara wajar dan lancar.

Dalam interaksi sosial, manusia sejak lahir telah menjadi anggota kelompok sosial yang dalam hal ini ialah keluarga. Disinipun manusia belajar menyesuaikan diri pada nilai-nilai dan norma-norma yang dianut dan diikuti oleh anggota-anggota kelompok dalam lingkungan keluarga itu. Oleh karenanya keluarga adalah lembaga sosial pertama yang dikenal oleh anak dalam rangka proses perkembangan anak.

Interaksi manusia dengan lingkungannya sejak lahir menghendaki penguasaan lingkungan maupun penyesuaian diri pada lingkungan. Disinilah peran faktor intra individual yang berupa potensi-potensi psikis seperti minat, motivasi dan sebagainya untuk diaktualisasikan oleh individu dengan bantuan dari pendidik-pendidik tidak hanya menanti kapan individu bangkit, melainkan harus berupaya agar potensi-potensi yang ada pada peserta didik dapat teraktualisasikan secara baik.

Atas dasar keterikatan dan kewajiban sosial para pendidik (terutama orang tua), maka anak senantiasa berusaha menciptakan lingkungan fisik, lingkungan sosial, serta lingkungan psikis yang sebaik-baiknya bagi proses perkembangannya.

2.3 Kematangan
Perkembangan yang dialami peserta didik membawa mereka ke arah kematangan. Kematangan ini akan tercapai jika mereka sudah menemukan pegangan atau nilai-nilai yang mereka cari yaitu menjelang berakhirnya masa remaja atau mulainya masa dewasa.
Kematangan adalah urutan perubahan yang dialami individu secara teratur yang ditentukan oleh rancangan genetiknya (Santrock & Yussen). Kematangan dapat mencakup antara lain kematangan fisik atau jasmani, kematangan sosial, kematangan emosional, kematangan dalam cara berpikir dan bersikap, serta kematangan sekolah.
Kematangan fisik atau jasmani terjadi setelah berhentinya pertumbuhan yang terjadi dengan pesat, sehingga anak laki-laki akan kelihatan berjalan dengan tegap karena dada dan bahunya semakin bidang sedang anak wanita berjalan melenggang karena pinggulnya yang membesar.
Kematangan sosial ditandai oleh sikap sosial yang mantap sebagai anggota masyarakat, dan anggota keluarga yang mulai merasakan adanya tanggungjawab baik sebagai pribadi ataupun sebagai anggota masyarakat.
Kematangan emosional ditandai oleh stabilnya emosi sehingga ledakan-ledakan yang sering terjadi semakin berkurang dan bahkan berhenti sama sekali.
Kematangan dalam berpikir dan bersikap sangat erat hubungannya dengan kematangan sosial dan emosional. Peserta didik mulai mampu berpikir dan bersikap dewasa dalam memecahkan berbagai masalah.
Kematangan sekolah adalah suatu kondisi dimana anak telah memiliki kesiapan yang cukup memadai baik fisik, psikologis, kognitif, dan sosial dalam memenuhi tuntutan lingkungan formal atau sekolah yang akan dimasukinya.
Jika kematangan telah sampai pada titik siap berkembang, maka belajar dapat dimulai (Hurlock). Kematangan dan belajar akan berlangsung beriringan. Anak harus mencapai kematangan tertentu sebelum mereka dapat belajar. Masa itu disebut sebagai ”teachable moment”. Hurlock juga menyebutkan adanya tiga patokan yang dapat membantu menentukan kesiapan anak untuk belajar sesuatu, yaitu :
  1. Adanya perhatian terhadap sesuatu yang dipelajari
  2. Minat yang berjalan terus dan menjadi semakin kuat
  3. Hasil dari kegiatannya harus lebih baik karena belajar.
Kesimpulan
Meskipun konflik pendapat tetap berlangsung diantara para ahli berkenaan dengan penentuan faktor apa yang paling berpengaruh terhadap perkembangan individu, pada prinsipnya dapat disimpulkan bahwa ada tiga faktor dominan yang perlu dibicarakan, yaitu :
  1. Faktor hereditas yang bersifat alamiah dan merupakan sesuatu yang diwariskan dari orang tua.
  2. Faktor lingkungan sebagai kondisi atau pengalaman-pengalaman interaksional yang memungkinkan berlangsungnya proses perkembangan.
  3. Faktor kematangan adalah urutan perubahan yang dialami oleh individu secara teratur.

Saran
Sebagai calon pendidik, kita harus mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan peserta didik, yaitu hereditas, lingkungan dan kematangan. Karena hal-hal tersebut ternyata sangat berpengaruh terhadap perkembangan peserta didik baik dalam hal menangkap pelajaran di sekolah, pergaulannya dengan teman sebaya dan lain-lain. Selain itu faktor-faktor tersebut pun dapat membantu kita mengenali peserta didik yang mengalami perubahan sampai tercapainya kematangan baik fisik atau jasmani, sosial-emosional serta berpikir dan bersikap.

DAFTAR PUSTAKA
Dr. Wardani dkk. 1984. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Universitas Terbuka. Dekdikbud.
R. Semiawan, Prof. Dr. Conny. 1998. Perkembangan dan Belajar Peserta Didik. Jakarta : Depdikbud.

Silahkan baca artikel menarik lainnya pada situs arena sahabat membahas tentang : Kumpulan kata kalimat mutiara.

Tempat-tempat Wisata Menarik di Tasikmalaya

Sebagian besar wilayah Tasikmalaya merupakan daerah pegunungan, dengan puncaknya Gunung Galunggung dan Gunung Telagabodas. Tasikmalaya memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata di dataran rendah 20°-34° C dan di dataran tinggi 18°-22° C.

Wilayah Tasikmalaya adalah sebuah Kota dan Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat yang telah mengalami pemekaran menjadi Kota dan Kabupaten, meliputi hampir sebagian besar beberapa kecamatan yang terletak di pusat kota Tasikmalaya, memiliki tempat-tempat wisata yang layak untuk dikunjungi para wisatawan ; domestik maupun mancanegara. Wisata Tasikmaya tersebar di Kota dan Kabupaten dari mulai wisata alam, wisata budaya, hingga wisata Kuliner.

Berikut objek dan tempat-tempat wisata di Tasikmalaya yang paling sering dikunjungi wisatawan :
1. Situ Gede
Merupakan obyek wisata yang menawarkan keindahan panorama alam situ dengan hiasan hutan alam yang berada pada sebuah pulau kecil (nusa) yang terletak di tengah situ. Dengan luas keseluruhan sekitar 47 hektar, dan ditengah nusa seluas satu hektar terdapat Makam Eyang Prabudilaya, salah seorang tokoh agama Islam dari Tasikmalaya.
Keberadaan Situ memiliki fungsi sebagai sumber irigasi bagi lahan sawah di sekitarnya. Sementara keberadaanya pun menjadi daya tarik wisata alam yang cukup besar mengingat letaknya yang tidak begitu jauh dari pusat Kota Tasikmalaya, sekitar 30 menit perjalanan dengan kendaraan.
Kawasan Situ Gede memiliki kelengkapan sarana dan prasarana yang setiap tahunnya dilengkapi oleh pemerintah. Di antaranya gapura, loket, musola, toilet, jogging track, serta taman. Masyarakat sekitar menjadikan kawasan tersebut sebagai lahan mata pencaharian mereka di antaranya kios-kios, warung nasi yang menawarkan aneka menu ikan khas Situ Gede, penyewaan rakit, penyewaan perahu motor, atau pun sekedar mencari ikan untuk dijual.
Keberadaan Situ Gede pun menawarkan berbagai alternatif wisata, seperti wisata air, wisata ziarah, wisata olahraga, sampai wisata kuliner. Sehingga di lokasi Situ Gede ini masih membutuhkan tangan-tangan investor untuk ikut serta dalam pengembangnnya.
Akan lebih menarik bila di lokasi Situ Gede dibangun tempat penginapan, penyewaan jetsky, restoran yang representatif, kios-kios cinderamata, kawasan outbond, taman bermain, dermaga pemancingan, dan lain-lain. Namun untuk pembangunan di Situ Gede harus tetap mengacu pada master plan yang disusun untuk tetap menjaga kelestarian alam.
Salah satu sumber daya alam yang belum dimanfaatkan secara optimal yang dapat diandalkan untuk pembangunan perekonomian masyarakat Kota Tasikmalaya adalah objek wisata situ gede yang terletak dikelurahan Linggajaya dan Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi.
Situ Gede merupakan sebuah danau seluas 47 Ha dengan kedalaman air antara 1,5 s.d. 6 meter. Ditengah-tengah terdapat sebuah pulau dengan luas 1 Ha, dipulau ini dimakamkan Eyang Prabudilaya yang legendanya berkembang di masyarakat Kota Tasikmalaya, letak situ gede relatif dekat dengan pusat Kota Tasikmalaya, kuang lebih+4 km.
Fasilitas bagi wisatawan adalah gazebo 7 buah, tempat parkir cukup luas, masjid, MCK, rakit, tempat memancing, taman dan camping ground.
Aktivitas para wisatawan yang dapat dilakukan adalah joging, memancing, menjala ikan, mengelilingi pulau dengan rakit, menikmati pemandangan alam dengan nuansa pedesaan yang sejuk dan segar, menikmati bakar dan goreng ikan dikios-kios sekitar objek wisata, serta ziarah ke pulau situ gede.
 

Click here to see a large version


2. Gunung Galunggung
Gunung Galunggung - Untuk anda pencinta alam anda bisa mulai berpetualang di gunung Galunggung, gunung yang masih aktiv ini memiliki keindahan alam yang sulit untuk dilewatkan begitu saja, selain sebagai tempat wisata alam Gunung Galunggung juga merupakan spot menarik bagi anda pecinta seni fotografi. disini juga tersedia pemandian Air panas Galunggung yang merupakan objek wisata terkenal bagi masyarakat lokal.
Click here to see a large version
Click here to see a large version
3. Taman Rekreasi Mangkubumi (Kolam Renang)
Taman Rekreasi Mangkubumi Objek wisata ini terletak di Jl. A.H. Nasution / Singaparna, kurang lebih 6 km dari pusat kota. Merupakan Kolam Renang Sekaligus Tempat Rekreasi, Disini juga telah di sediakan Hotel Bagi Anda yang ingin menginap.



4. Pantai Cipatujah
Pantai Cipatujah di bagian selatan kita akan menemui Pantai Cipatujah, pantai yang indah dan terkenal dengan matahari terbitnya ini bisa ditempuh sekita 3 jam dari pusat kota.

Ciri Kriteria Sahabat Teman Sejati

Manusia sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian, pastinya membutuhkan teman dalam hidupnya itu, siapa pun dia. Tapi terkadang dalam proses mencari teman tidak banyak orang yang dapat menemukan teman sahabat yang sejati, yang mau mengerti dan memahami satu sama lain.
Menurut seorang ahli psikologis, David J.Lieberman, Dalam mencari teman sejati ada beberapa cara untuk mengetes apakah seseorang itu merupakan teman sejati atau hanya berpura-pura menjadi teman. Anda dapat mengukur pertemanan anda dengan sesorang dengan mencoba tes ini dan mungkin saja seseorang yang anda anggap teman sejati ternyata tidak. Ciri atau kriteria sahabat atau teman sejati tersebut adalah sebagai berikut:

1. Perhatian
Salah satu kinerja dalam menilai seseorang adalah perhatiannya.Katakan padanya hal yang penting yang terjadi dalam hidup anda dan lihat apakah dia menanggapi atau mencari tahu lebih jauh.Jika dia tidak melakukan hal itu, cobalah hubungi dia dan apakah dia menyinggung hal itu.

2. Kesetiaan
Ceritakan sebuah rahasia seorang teman dekat anda dan lihat apakh dia berkomentar atau tidak.Teman sejati tahu arti kepercayaan dalam hubungan.Pastkan bahwa dia tampak keberatan karena anda menceritakan rahasia seorang teman pada orang lain.

3. Kebanggan
Seorang teman sejati akan bangga dengan prestasi anda, bukannya iri dengan kesuksesan anda.Lihat pula bila mendatangi anda ketika anda menerima berita baik, bukan hanya berita buruk.Bukan sebaliknya, dia hanya mendatangi anda untuk menghibur tatkala anda menerima berita buruk.

4. Kejujuran
Teman sejati selalu mau memberikantahukan hal-hal yang tidak ingin anda dengar.

5. Penghargaan
Katakan kepadanya bahwa ada sesuatu yang menyenangkan atau sesuatu yang baik yang sedang terjadi dalam hidup anda.Lihatlah, apakah dia mendesak anda untuk menceritakannya atau tidak.Teman sejati akan menghormati harapan-harapan anda dan memberi anda kesempatan untuk meraihnya tanpa memaksakan keinginantahuannya.Dia mungkin akan terus menyinggungnya karena tertarik, tetapi dia tidak akan serta merta dan terus menerus mendesak anda untuk menceritakannya apabila anda sudah menegaskan bahwa anda tidak ingin menceritakannya sekarang.

6. Pergorbanan
Apakah dia mau mengorbankan sesuatu jika hal itu bisa membuat anda senang?Relakah dia mengorbankan kesenangannya sendiri untuk kebahagian anda?Perhatikan apakah dia berpikir atau berencana untuk membantu anda ataukah dia tampak mendahulukan dan berusaha menyelamatkan kepentingannya sendiri.

Adapun Kriteria Ciri Sahabat Teman Sejati yang diposting di bawah ini adalah ciri sahabat sejati Menurut pandangan Imam Al-Ghazali. Ciri atau kriteria tersebut adalah:
  1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu
  2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu
  3. Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya
  4. Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik
  5. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu
  6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya
  7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh
  8. Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi
  9. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu
  10. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu
  11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu
  12. Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga
Mudah-mudahan kita tidak sampai salah dalam memilih teman atau sahabat. Sebab jika salah dalam pergaulan memilih teman atau sahabat maka akibatnya akan fatal

Tips Sehat Dengan Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh

Menjaga daya tahan tubuh merupakan faktor terpenting untuk mencegah datangnya serangan penyakit, khususnya saat musim pancaroba dimana mudah sekali serangan virus menyebar. Sistem imun (daya tahan tubuh) manusia itu bersifat fluktuatif, kadang naik dan kadang juga menurun. Di saat kondisi daya tahan tubuh kita sedang menurun, maka bisa saja serangan penyakit masuk ke dalam tubuh Sahabat.
Untuk menjaga hal tersebut di atas, berikut tips sehat cara mejaga daya tahan tubuh Sahabat:

1. Mengkonsumsi ikan 
Kandungan yang terdapat pada ikan yang sangat penting untuk dikonsumsi yaitu Asam lemak esensial omega-3, dapat meningkatkan daya tahan tubuh secara alami.

2. Cukupi Makan buah-buahan  
Daftar buah-buahan yang ada di sekitar kita sangat banyak, termasuk apel, anggur, dan bawang merah, semua ini termasuk dan dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.

3. Atasi Stres dengan benar
Antara Stres dan daya tahan tubuh berjalan beriringan. Stres yang ekstrim dapat mengurangi sel pembunuh alami dan membuat tingkat daya tahan tubuh menurun. Beberapa kegiatan yang dapat sahabat lakukan untuk menurunkan tingkat stres diantaranya : olahraga, bermain game, dan mendengarkan musik.

4. Penuhi waktu istirahat
Banyak diantara sahabar yang waktu tidurnya tidak terpenuhi alias kurang. Hal ini dapat meningkatkan kadar protein yang terkait dengan peradangan dan mengurangi kekebalan daya tahan tubuh. Idealnya sahabat tidur atau istirahat minimal 7 sampai 8 jam setiap malam.

5. Menggerakkan badan setiap hari atau Berjalan-jalan Santai
Sahabat yang tidak menggerakkan badan, yang kerjanya diam saja seharian, akan lebih mudah terkena penyakit, ini karena daya tahan tubuh yang tidak berjalan dengan normal. Hal ini telah dibuktikan, bahwa orang yang menggerakkan badan / berolahraga selama 5 hari dalam seminggu lebih tahan terhadap pilek dan flu.

6. Konsumsi cukup vitamin C
Sahabat, Vitamin C sangat membantu menghasilkan komponen yang lebih alami untuk membunuh kuman. 400 miligram vitamin C diperlukan per hari. Vitamin C alami bisa didapatkan dari buah-buahan seperti jeruk, paprika, atau strawberry.

7. Cukupi kebutuhan vitamin D
Sahabat, kekurangan vitamin D dapat mengurangi kekebalan tubuh. Pastikan Sahabat memenuhi cukup vitamin D ini, misalnya dari susu, sereal, ikan salmon, dan telur.

8. Konsumsi zat besi
Zat besi juga penting, cukupi kebutuhannya Zat besi membantu meningkatkan daya tahan tubuh, bahkan dapat melawan sel kanker. 12 miligram kebutuhan sehari dapat diperoleh dari kepiting, kerang, daging unggas, kacang-kacangan, kacang mete, dan yoghurt.

Demikian Sahabat, artikel tentang Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh, semoga kita senantiasa diberi kesehatan oleh Allah SWT. Amin
Baca juga tips kesehatan artikel tentang menu sehat untuk buka puasa

Kecerdasan Anak Dipengaruhi oleh Komunikasi Orang Tua Sejak Dini

Penelitian yang dilakukan oleh  Betty Hart dan Todd Risley dalam buku berjudul Meaningful Differences in the Everyday Experience of Young American Children, telah menyimpulkan bahwa "Anak yang sering diajak komunikasi oleh orang tuanya semenjak dari kecil bahkan ketika masih dalam kandungan akan lebih memiliki kecerdasan".
Risetnya tersebut semula menganalisa perilaku 42 orang tua kepada bayinya selama tiga tahun. Penelitian tersebut dilakukan kepada bayi usia 7 bulan hingga 36 bulan. Seluruh perilaku orang tua kepada bayi dan juga interaksi bayi dengan orang dan lingkungan sekitar dicatat. Hasil penelitian itu ditulis sekitar enam tahun dengan jumlah halaman 30.000 berisi deskripsi penelitian, coding serta hasil dari penelitian tersebut.

Dari hasil riset panjang itu ditemukan adanya hubungan antara kesuksesan akademis seorang anak dengan jumlah kata yang diucapkan orangtua pada sang anak hingga usia tiga tahun. Tiga hasil penting dari penelitian Hart dan Risley lainnya adalah:
  1. Kemampuan bahasa dan IQ anak tergantung dari seberapa sering orangtua mengajak anaknya bicara.
  2. Sukses akademis anak di usia sembilan dan 10 tahun dipengaruhi banyaknya kata atau pembicaraan yang mereka dengar dari lahir hingga usia tiga tahun.
  3. Orangtua dengan anak yang punya kemampuan akademis lebih bicara lebih sering dengan anak mereka, ketimbang orangtua yang kemampuan akademis anaknya kurang.
Dalam buku tersebut disimpulkan juga bahwa ada korelasi antara status sosial ekonomi dengan seberapa banyak kata yang didengar anak sejak lahir. Berikut ini penjelasannya:
  1. Bayi dari keluarga kalangan profesional rata-rata mendengar 2.100 kata per jam.
  2. Bayi dari keluarga kelas pekerja rata-rata mendengar 1.200 kata per jam.
  3. Bayi dari keluarga kurang mampu rata-rata mendengar 600 kata per jam.
Sehingga jika disimpulkan, anak-anak dari keluarga yang sosial ekonominya lebih tinggi mendengar 3,5 kata lebih banyak dari keluarga dengan status sosial ekonomi di bawahnya. Ketika si anak berusia tiga tahun, anak dari keluarga kalangan profesional sudah mendengar lebih dari 30 juta kata. Apakah perbedaan pengetahuan soal jumlah kata ini mempengaruhi performa anak di sekolah menjadi lebih baik? Hart dan Risley yakin memang demikian.

Dijelaskan Risley, yang paling mempengaruhi sebenarnya bukan status sosial ekonomi keluarga si anak. Tapi seberapa banyak kata yang mereka dengar dan seberapa sering orangtua mengajak ngobrol. Jadi meskipun anak datang dari keluarga kalangan profesional namun jarang diajak mengobrol, skor akademisnya mungkin saja tidak terlalu baik. Sedangkan anak dari kelas pekerja dan punya orangtua yang sering mengajak mengobrol serta diskusi, perfoma di sekolahnya bisa sangat baik.

Kedua peneliti itu melihat adanya hubungan yang kuat antara mengajak anak bicara sejak dini dengan prestasi mereka. Anak yang mendengar kata lebih banyak saat dia masih bayi bisa menggunakan lebih banyak kata saat mereka dites di usia tiga tahun. Dan ketika anak-anak ini dites di kelas tiga, performa mereka dalam tes perbendaharaan kata dan membaca lebih baik. Sehingga kesimpulan akhirnya menyatakan bahwa Kecerdasan Anak Dipengaruhi oleh Komunikasi Orang Tua Sejak Dini.

Pentingnya Pendidikan Seks Bagi Keluarga

Berdasarkan hasil riset di 12 kota besar di Indonesia disebutkan bahwa 62,1 persen siswi SMP pernah berhubungan intim alias berzina dan 22 persen siswi SMU pernah melakukan Aborsi. Selain itu banyak pula kasus lain seperti pelecehan seksual yang dilakukan anak-anak dan remaja kepada sesamanya atau bahkan dilakukan antara saudara laki-laki kepada saudara perempuannya.
Ada banyak hal yang dapat mencegah fenomena di atas, salah satunya adalah yang menjadi inti itu semua adalah pendidikan seks di keluarga. Pendidikan seks dinilai perlu disampaikan di kalangan keluarga mengingat keluarga merupakan sumber pendidikan yang utama dan pertama untuk seorang anak dan remaja.
Pendidikan seks di sini bukan dalam pengertian bagaimana cara melakukan hubungan seks, tetapi upaya pengajaran dan penerapan tentang masalah-masalah sesksual yang diberikan pada anak, dalam usaha menjaga anak dari kebiasaan yang tidak etis serta menutup segala kemungkinan ke arah hubungan seksual yang terlarang yaitu zina.
Pendidikan seks untuk keluarga juga harus diterapkan kepada anak sesuai dengan usia mereka, sesuai dengan fase perkembangan mereka. Menurut para psikologi pase perkembangan mereka itu adalah sebagai berikut:
1. Masa Pra Pubertas
Fase ini ada pada usia antara 7-10 tahun. Pada tahap ini anak bisa diajari untuk mengenali identitas diri berkaitan dengan organ biologis mereka dan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Pada masa ini juga anak diberi pengertian tentang meminta izin dan memandang sesuatu ketika akan memasuki kamar orang tuanya
2. Masa Pubertas
Fase ini ada sekitar usia 10-14 tahun. Pada tahap ini anak harus diberi penjelasan mengenai fungsi biologis secara ilmiah, batas kesopanan, akhlak pergaulan laki-laki, dan menjaga kesopanan, serta harga diri. Anak harus dijauhkan dari berbagai rangsangan seksual, seperti bioskop, buku-buku porno, buku-buku yang memperlihatkan keseksian wanita dengan pakaian-pakaian mini dan sebagainya.
3. Masa Adolesens
Fase ini disebut juga fase remaja sekitar 14-16 tahun. Pada tahap ini adalah fase yang paling kritis dan penting. Naluri ingin tahu dalam diri anak semakin meningkat. Pada masa ini juga anak sudah siap menikah (ditandai dengan mulai berfungsinya alat-alat reproduksi), maka anak bisa diberi pelajaran tentang etika hubungan seksual.
4. Masa Adolesens (Masa Pemuda)
Setelah masa adolesens masuklah mereka ke masa pemuda dan pemudi, pada masa ini anak diberi pelajaran tentang etika "menjaga diri" jika belum mampu melaksanakan pernikahan.

Dengan upaya-upaya di atas mudah-mudahan keluarga dan lingkungan kita bisa terhindar dari permasalahan sosial terkait penyimpangan seksual yang semakin hari kian menjadi-jadi.

Literatur : Memahami Esensi Pendidikan untuk diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat 
dan Peranan Keluarga bagi Pendidikan Anak.

Renungan Islam Tentang Sahabat Sejati

Ada pepatah Arab mengatakan:

مَاصَحِبَكَ اِلاَّ مَنْ صَحِبَكَ وََهُوَبِعَيْبِكَ عَلِيْمٌ وَلَيْسَ ذَلِِكَ اِلاَّّ مََوْلاَكَ الْكَرِيْمُ ٬ خَيْرُ مَنْ تَصْحَبُ مَنْ يَطْلُبُكَ لاَ لِشَىْءٍٍ يََعُوْدُ مِنْْكَ اِلَََيْهِ٠

“Bukanlah sahabat bagimu, kecuali orang yang mau berkawan denganmu ketika ia telah mengetahui kejelekan dirimu. Tiadalah orang yang seperti itu kecuali Tuhan yang Maha Pemurah. Sebaik- baik orang yang menjadi kawanmu adalah yang memperhatikan kepentinganmu, bukan karena kepentingan yang ia inginkan darimu."

Sahabatmu yang hakiki ialah orang yang suka memperhatikan kepentinganmu, dan menunjukkan kebaikannya untukmu, dan ia berusaha untuk mencari banyak kebaikan untuk kepentinganmu, kesenanganmu dan kemanfaatan untukmu. Walaupun ia sebenarnya mengetahui kejelekan dan aib darimu, akan tetapi ia berusaha menutupinya dan berusaha memperbaikinya dengan kehalusan budi pekerti. Karena sifat seperti inilah yang ditunjukkan dan diajarkan Allah swt yang Maha Pemurah kepadamu. Sahabatmu yang paling baik ialah mereka yang dalam urusanmu dan kepentingamu selalu diperhatikan, mencarikan dan menunjukkan kebaikan itu, serta berusaha mengajakmu ke jalan yang utama. Ia tidak akan meninggalkanmu dalam marabahaya, dan menghindarkan dirimu dari kejahatan.

Temanmu adalah orang yang menangis bersama, bukan yang suka tertawa bersamamu. Carilah sahabat yang akan menjadi obat dan jangan mencari sahabat yang menyebarkan penyakit. Tuntunlah sahabatmu apabila ia tergelincir, arahkan apabila ia lupa.

Mencari sahabat untuk tertawa memang banyak, akan tetapi mendapat sahabat untuk menangis sangat sedikit.

Demikian Renungan Islam tentang Sahabat Sejati. Semoga bermanfaat.